Catatan Awal Tahun 2013 Kesehatan Satgas Pamtas Yonif 123/Rw

Satgas Yon 123-b-a   Diawal tahun 2013 Satgas Pamtas Yonif 123/Rajawali membuka kembali lembaran catatan perjalanan yang telah dilalui selama 65 hari di daerah perbatasan Indonesia-Malaysia Wilayah Kalimantan Barat. Catatan ini sebagai bahan Evaluasi sekaligus motivasi untuk terus berkarya demi melaksanakan operasi pemberdayaan wilayah pertahanan dengan melaksanakan kegiatan binter di sepanjang kawasan perbatasan darat Kalimantan Barat. Berbagai permasalahan mendasar harus dihadapi masyarakat di perbatasan, mulai dari keterbatasan infrastruktur, sarana pendidikan dan kesehatan, perdagangan manusia (trafficking) sampai masalah ilegal tradding.

    Satgas Pamtas Yonif 123/Rajawali tetap berupaya optimal demi menjaga kharisma Merah Putih dan Garuda di garda terluar negeri ini demi mewujudkan wilayah perbatasan sebagai serambi depan NKRI. Usaha kecil namun mampu menyentuh langsung kepada lapisan terkecil saudara kita di tapal batas pertiwi. Upaya atau kegiatan yang telah dilakukan oleh tim kesehatan Satgas Pamtas Yonif 123/Rajawali selama 65 hari melaksanakan baktinya meliputi :

   Pengobatan gratis di Pos Satgas Pamtas Satgas Yonif 123/RW, Pengobatan door to door, dan pengobatan Massal Gratis. Tim Kesehatan Satgas Pamtas Yonif 123/Rajawali yang beranggotakan 63 personel, telah melaksanakan kegiatan pengobatan gratis di 33 pos Satgas Pamtas Yonif 123/RW dan Melaksanakan pengobatan door to door kepada masyarakat sekitar daerah tugas Pos Satgas Pamtas Yonif 123/RW dengan jumlah masyarakat yang dilayani selama 65 hari penugasan ini sebanyak 5342 orang. Pelaksanaan kegiatan pengobatan gratis ini telah menjangkau 5 Kabupaten di sepanjang perbatasan Kalimantan Barat, yaitu Mulai dari Desa Aruk Kecamatan Sajingan Besar Kabupaten Sambas, Desa Jagoi Babang Kecamatan Seluas Kabupaten Bengkayang serta Dusun Sungai Daun Kecamatan Entikong Kabupaten Sangau.

    Kegiatan pengobatan gratis ini dilakukan rutin oleh Satgas Pamtas Yonif 123/Rajawali.

Poliklinik Gratis Pos Gabma Entikong merupakan salah satu program unggulan Satgas Pamtas Yonif 123/RW yang memberikan pelayanan kesehatan Gratis bukan hanya pada anggota Satgas Pamtas Yonif 123/Rajawali saja. Namun poliklinik ini juga memberikan pelayanan kepada masyarakat sekitar secara cuma-cuma. Pelayanan kesehatan yang diberikan berupa pelayanan kesehatan rawat jalan umum, rawat inap, pelayanan kesehatan KB, Operasi Bedah Minor serta sircumsisi (khitan/Sunatan). Setiap hari ada saja masyarakat yang berobat, bahkan ada yang berasal dari Malaysia.

    Dalam pelayanan kesehatan door to door, di akhir tahun ini pula Satgas Pamtas Yonif 123/Rajawali berkat sumbangan dari Ibu-IBU SIKIB memberikan sebuah kado Natal terindah kepada seorang pemuda bernama Eki (21 tahun). Kado berupa sebuah kursi roda tersebut telah mampu memberikan harapan baru bagi pemuda warga Dusun Panga Desa Semanget Kecamatan Entikong setelah terbaring tak berdaya selama 7 tahun. Selain itu, Satgas Pamtas Yonif 123/RW juga telah bekerjasama dengan berbagai pihak. Dalam 65 hari tersebut, tercatat beberapa kegiatan pengobatan gratis yang terlaksana berkat kerjasama dengan pihak lain, yaitu :

   Dalam rangka hari Juang Kartika ke 67, pada tanggal 18-20 Agustus 2012 Satgas Pamtas Yonif 123/Rajawali bekerjasama dengan Indosiar Peduli Kasih, DITKESAD-RSPAD dan Dompet Dhuafa memberikan 7 pelayanan kesehatan secara cuma-cuma kepada masyarakat perbatasan. Pelayanan kesehatan tersebut meliputi pelayanan kesehatan umum, gigi dan spesialistik bertempat di Dusun Sei Daun Kabupaten Sanggau. Puncak kegiatan tersebut dilaksanakan di Pos Gabma Entikong pada tanggal 20 Desember 2012. Acara tersebut dihadiri oleh ibu-ibu perwakilan SIKIB (Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu), Menteri PDT(Perbatasan dan Daerah Terpencil), Direktur Indosiar, SCTV, Pertamina Medika, Ketua Komite Medik RSPAD, Kasdam XII/TPR,Danrem 121/Abw, Bupati Sanggau, Asintel kodam XII/TPR, Dandim Sanggau serta seluruh muspida,muspika di kabupaten sanggau .

    Menutup akhir tahun 2012 dilakukan kegiatan pelayanan kesehatan pada 5 titik di Kecamatan Entikong, Kecamatan Sekayam dan Kecamatan Kenaman Kabupaten Sanggau. Pelayanan kesehatan yang diberikan dari tanggal 22 sampai dengan 26 Desember 2012 meliputi pelayanan kesehatan umum dan pemberian makanan tambahan berupa susu dan biscuit. Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Satgas Pamtas Yonif 123/Rajawali dengan Dompet Dhuafa. Pada akhir perjalanan, tim kesehatan Satgas Pamtas Yonif 123/Rajawali melakukan evakuasi terhadap bayi bernama Alun (1.5 bulan) yang mengalami demam, kejang, sesak nafas, dan diare. Karena kondisinya yang cukup kritis maka bayi tersebut harus dievakuasi melalui jalur sungai selama ± 6 jam menuju Puskesmas Entikong. Dan hingga hari ini bayi tersebut masih menjalani perawatan intensif di ICU RSUD Soedarso Pontianak.

Join Civic Mision

    Join Civic Mision merupakan kegiatan pelayanan kesehatan yang dilakukan bersama Batalyon 13 RAMD Tentara Diraja Malaysia. Pelayanan kesehatan yang diberikan berupa pelayanan kesehatan umum dan gigi. Kegiatan dilaksanakan di dua Negara yakni Indonesia dan Malaysia oleh tim gabungan dari kedua Negara tersebut. Selama 4 hari pelaksanaan, masyarakat yang terlayani sebanyak 613 orang ( 421 pelayanan umum dan 192 pelayanan gigi). Daerah yang di berikan pelayanan kesehatan meliputi Kampung Biawak, Lundu, Serawak (Malaysia), serta Desa Aruk, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas (Indonesia) kegiatan ini merupakan kegiatan pertama yang pernah dilaksanakan oleh kedua negara di sepanjang perbatasan Indonesia-Malaysia di wilayah kalimantan Barat hal ini menandakan bahwa hubungan Satgas Pamtas Yonif 123/RW dengan TDM sampai saat ini berjalan dengan sangat baik dan harmonis .

    Inilah sebuah catatan kecil perjalanan dalam melaksanakan tugas pengabdian di batas negeri selama 65 hari. Semua yang tertuang dalam catatan ini akan menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk dapat berkarya serta berprestasi lebih dan lebih lagi demi Merah Putih yang akan terus berkibar di sepanjang perbatasan Indonesia-Malaysia di Wilayah Kalimantan Barat. RAJAWALI pasti BERHASIL!!!!!!!......Together We Can !

Authentikasi : Kapten Ckm dr Victorio, CHt

Dokter Satgas Yonif 123/Rajawali